Sebenarnya semua kegiatan hampir sudah saya tuliskan didalam blog saya. Di awal saya mengikuti pembatik 1 sampai dengan saya lolos ikut di level 4 dan disebut dengan SRB provinsi DIY.Setelah mengikuti coaching selama dua hari, saya menemukan ide untuk menggunakan game based learning dalam praktik baik saya. Metode pembelajaran bermain mengutamakan kerja sama dalam menyelesaikan
permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka
mencapai tujuan pembelajaran.
Berikut alur dari model pembelajaran game based learning.
Saya mengambil topik konversi satuan waktu yang ada di tema 3 kelas 3. Dan ternyata di fitur rumah belajar terdapat edugame yang mendukung topik yang akan saya ambil yaitu game' menghitung waktu.
Setelah menjelaskan konsep tentang materi waktu jam, saya mengajak anak anak bermain . Cara mainnya adalah saya mengajak 12 dari 21 siswa di kelas saya untuk menjadi angka 1 - 12 sama seperti pada jam dinding. Kemudian 2 anak menjadi jarum panjang dan jarum pendek , sisanya 7 anak bergantian menjadi jarum panjang dan pendek. Sangat seru ternyata bermain seperti ini, anak - anak juga semakin paham dan saya rasa menjadi bermakna pembelajarannya.
Setelah bermain game jam, saya mengenalkan mereka dengan edugame portal belajar. Saya membagi kelas menjadi 3 kelompok dengan setiap kelompok ada 7 siswa. Setiap kelompok ada satu laptop pendukung.
Dari game ini, anak anak menjadi semakin paham akan materi waktu jam ke menit dan detik begitupun sebaliknya. Sebagai evaluasi , saya mengajak mereka berlomba mengerjakan kuis yang ada di edugame dan pastinya ada satu kelompok yang menang. Mereka terlihat lebih semangat dan aktif walaupun sesekali agak gaduh. Pengkondisian kelas juga tetap diperlukan saat seperti ini.
Setelah berpraktik dengan anak anak, saya memohon ijin kepada ibu kepala sekolah SDN Delegan 3, ibu Indah Susilawati,S.Pd.M.Pd untuk melakukan diseminasi berbagi pada sabtu, 22 Oktober 2022, seperti yang sudah saya tuliskan di blog saya, https://hermisusanti.blogspot.com/2022/10/berbagi-praktik-baik-di-rumah-kedua-saya.html.ALhamdulillah saya mempunyai banyak orang yang mendukung kegiatan saya ini sehingga dapat terlaksana lancar.
Saya juga melakukan berbagi dan berkolaborasi dengan teman teman SRB DIY 2022, yang juga sudah saya tuliskan di blog saya ,https://hermisusanti.blogspot.com/2022/10/pengalaman-pertama-menjadi-pemateri.html.
Setelah 3 praktik baik berbagi dan berkolaborasi yang saya lakukan sesuai dengan tema besar Pembatik 2022' Berkolaborasi dan bertransformasi Menumbuhkan Ekosistem Digital Menuju Merdeka Belajar', saya akhirnya membuat vlog utama yang merupakan salah satu tugas akhir pembatik level 4 tahun 2022. Dengan aplikasi filmora yang saya download, saya mengeditnya walaupun mohon maaf masih ada watermark - nya karena gratisan hehe. Silahkan para sahabat rumah belajar dapat menontonnya dilink berikut https://youtu.be/WGA4HrTIDY8.
Nah itulah tadi perjalanan singkat saya dari saya yang masih diibaratkan belum punya 'sangu' ilmu tentang menjadi seorang sahabat rumah belajar hingga akhirnya saya bisa membuat vlog utama tugas akhir ini. Begitu puas dan berterima kasih kepada diri saya yang akhirnya berusaha sampai dengan titik akhir.. hehe karena saya sempat putus asa untuk mundur melihat SRB yang lain ternyata mantan SRB tahun lalu yang sudah sangat berpengalaman. Intinya semua pengalaman adalah pembelajaran untuk saya. Dan pengalaman ini saya dapatkan dimana saja kapan saja dan dengan siapa saja seperti jargon dari rumah belajar 'BELAJAR DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN DENGAN SIAPA SAJA'.
SALAM HANGAT DARI SAYA HERMI SUSANTI SALAH SATU SRB PROVINSI DIY TAHUN 2022🙏🙏MATURNUWUN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar